Kamis, 25 Februari 2016

Dua Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli yang Perlu Anda Ketahui

loading...

Pengertian e-commerce menurut para ahli dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda mengenai sistem perdagangan di dunia. Jika berbicara mengenai perdagangan, maka tidak akan jauh pembahasannya tentang transaksi jual beli. Di mana dalam aktivitas tersebut terlibat dua pihak yang berinteraksi, yaitu penjual (produsen) dan pembeli (konsumen). Kedua pihak tersebut terlibat transaksi jual beli karena bertujuan tertentu.

Penjual menawarkan sekaligus menjual produk dagangannya agar laris manis di pasaran. Dengan begitu, dia mendapatkan keuntungan berlipat dari hasil penjualan produk tersebut. Sementara itu, seorang konsumen yang membutuhkan sebuah produk tertentu, baik berwujud barang atau jasa. Dia pasti akan mencarinya dengan berbagai usaha. Apalagi jika produk tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti kebutuhan primer atau pokok.

Dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, berdampak positif pada perkembangan teknologi. Khususnya teknologi informasi, komunikasi, dan internet. Perkembangan teknologi yang terjadi juga berdampak yang cukup luas dan signifikan di segala bidang kehidupan manusia, tak terkecuali bidang perdagangan atau bisnis. Transaksi jual beli dalam perdagangan dapat dilakukan secara jarak jauh dengan perantara berbagai peralatan digital. Perdagangan seperti itu dinamakan e-commerce. 

Anda tentu ingin mengetahui pengertian e-commerce menurut para ahli, bukan? Oleh karena itu, berikut telah kami rangkumkan untuk Anda.

  • Menurut Loudon (1998)
Loudon mendefinisikan e-commerce adalah suatu proses kaitannya dengan menjual atau membeli yang dilakukan oleh semua konsumen dengan cara elektronik. Berbagai alat yang digital dan bersifat elektronik dengan sistem komputerisasi di dalamnya. Dengan begitu, Anda sebagai konsumen bisa bertransaksi jual beli dengan perantara barang elektronik tersebut. Pendapat dari Loudon ini yang perlu digarisbawahi adalah penggunaan peralatan elektronik yang berbasis komputer.

Pemakaian sistem komputer inilah yang membedakan antara perdagangan konvensional dengan e-commerce. Loudon sudah memulai dengan mendefinisikan e-commerce di tahun 1998. Pada saat itu, perkembangan teknologi internet belum semarak seperti sekarang. Teknologi yang dapat mengubah berbagai bidang kehidupan manusia. Teknologi internet juga yang menjadikan transaksi jual beli antara penjual dan pembeli menjadi lebih mudah yang disebut e-commerce.
Pengertian E-Commerce,ham menurut para ahli,sejarah,hukum menurut para ahli,geografi menurut para ahli,negara menurut para ahli,komunikasi menurut para ahli,seni menurut para ahli,pengertian,

  • Kalakota dan Whinston (1997)
E-commerce menurut Kalakota dan Whinston diartikan dalam empat perspektif atau pandangan yang berbeda. Tiap pandangan mempunyai arti berbeda antara-satu dengan yang lain. Hal itu dikarenakan e-commerce memang berkaitan dengan berbagai bidang kehidupan manusia. Keempat pandangan yang dimaksud, yaitu komunikasi, proses bisnis, layanan dan online. Kalakota dan Whinston menyatakan bahwa e-commerce merupakan kegiatan jual beli antar penjual dengan pembeli yang melalui perantara komunikasi dengan alat elektronik. 

Dengan komunikasi seperti yang tersebut diatas, maka terjadi proses bisnis antar penjual dan pembeli. Setelah disepakati, maka penjual mendapatkan keuntungan sementara pembeli mendapatkan produk yang dibelinya. Semua kegiatan berbisnis itu dilakukan secara online di dunia maya. Ya, internet menjadi teknologi yang digunakan dalam proses e-commerce secara menyeluruh. Begitulah beberapa pengertian e-commerce menurut para ahli yang perlu Anda ketahui.

Dua Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli yang Perlu Anda Ketahui Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Novri Hp